Banyuputih, 14 Juli 2025 – Dalam rangka menyambut peserta didik baru Tahun Ajaran 2025/2026, MA NU 01 Banyuputih menggelar kegiatan MATSAMA (Masa Ta’aruf Siswa-Siswi Madrasah). Kegiatan ini merupakan agenda rutin tahunan yang bertujuan untuk memperkenalkan lingkungan madrasah kepada para peserta didik baru sekaligus menanamkan nilai-nilai dasar pendidikan dan karakter siswa madrasah.

Tahun ini, kegiatan MATSAMA diikuti oleh sebanyak 284 siswa-siswi baru yang berasal dari berbagai latar belakang sekolah. Dengan semangat kebersamaan dan antusiasme tinggi, mereka mengikuti seluruh rangkaian kegiatan yang telah dipersiapkan secara matang oleh panitia.

Kegiatan MATSAMA kali ini mengusung tema, “Asah Rasa, Ciptakan Asa, Nyatakan Aksi”, yang sarat akan nilai-nilai pembentukan karakter siswa madrasah”. Tema ini dimaknai: Asah rasa mengajak siswa untuk mengembangkan empati, peduli terhadap sesama, dan membangun solidaritas antarteman serta lingkungan sekitar. Ciptakan asa: membangkitkan harapan dan semangat dalam diri siswa baru untuk menghadapi masa depan yang penuh tantangan dan peluang. Nyatakan aksi: mendorong siswa untuk tidak sekadar bermimpi, tetapi juga berani bertindak, mengambil peran, dan berkontribusi positif dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui tema tersebut, diharapkan peserta MATSAMA mampu memaknai bahwa kehidupan di madrasah bukan hanya soal akademik, tetapi juga tentang proses menjadi pribadi yang utuh: cerdas, berakhlak, dan peduli sosial.

Rangkaian kegiatan dimulai dengan apel pembukaan yang dilaksanakan pada Senin, 14 Juli 2025, bertempat di lapangan utama MA NU 01 Banyuputih. Apel ini dipimpin langsung oleh Kepala Madrasah, Bapak H. Mukhsin, S.Ag., M.Pd.I, yang dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga dan bahagia atas semangat para peserta didik baru yang siap memulai perjalanan pendidikan di madrasah ini.

Baca juga :  Cegah Perkawinan Dini, MA NU 01 Banyuputih Hadirkan Penyuluh KUA dalam MATSAMA

“Selamat datang di MA NU 01 Banyuputih dan selamat bergabung di madrasah yang humoris, berprestasi, dan madrasah hebat. Siapa yang bersungguh-sungguh akan berhasil. Orang sukses adalah orang yang disiplin dan pantang menyerah.”
Pesan tersebut menjadi pengingat bagi para peserta bahwa kunci keberhasilan adalah kesungguhan, kedisiplinan, dan semangat juang yang tidak mudah goyah.

Setelah pembukaan resmi, kegiatan dilanjutkan dengan pengenalan guru dan staf MA NU 01 Banyuputih. Kegiatan ini dilakukan secara langsung di lapangan, dengan setiap guru dan staf naik ke atas panggung satu per satu, disertai penyebutan nama lengkap, gelar akademik, dan tugas atau jabatan masing-masing.

Sesi ini bertujuan agar peserta didik baru dapat mengenal lebih dekat sosok-sosok yang akan membimbing mereka selama proses belajar di madrasah, sekaligus menumbuhkan rasa hormat dan kedekatan emosional sejak awal.

Setelah sesi pengenalan selesai, peserta diberi waktu istirahat sejenak sebelum melanjutkan ke kegiatan berikutnya, yaitu penyampaian materi Pencegahan Pernikahan Dini. Materi ini dilaksanakan di gedung baru, tepatnya di ruang kelas 12 MIPA 1 dan 2, dengan menghadirkan narasumber dari perwakilan Kantor Urusan Agama (KUA) Banyuputih.

Materi ini sangat penting untuk membuka wawasan peserta tentang risiko dan dampak pernikahan usia dini, serta pentingnya melanjutkan pendidikan sebagai prioritas utama di usia remaja. Para peserta terlihat antusias dalam menyimak materi dan beberapa di antaranya aktif bertanya.

Baca juga :  Purna Bakti, MA NU 01 Banyuputih Berikan Apresiasi Kepada Para Aktivis

Kegiatan dilanjutkan dengan sesi edukasi karir yang disampaikan oleh alumni MA NU 01 Banyuputih, yaitu dr. Mahmud Yunus Mustofa, M.Pd. Dalam penyampaian materinya, beliau membahas pentingnya memiliki visi hidup, perencanaan karir, serta memanfaatkan waktu di madrasah sebaik mungkin.

Sebagai sosok alumni yang berhasil menempuh pendidikan tinggi dan mengabdi di bidang kesehatan dan pendidikan, dr. Mahmud memberikan inspirasi besar bagi siswa-siswi baru untuk tidak ragu bermimpi besar dan bekerja keras meraihnya.

Untuk mencairkan suasana dan membangun kekompakan, panitia MATSAMA menggelar games estafet bola ping pong yang berlangsung meriah di lapangan madrasah. Setiap sangga diwajibkan mengirimkan 5 orang perwakilan untuk mengikuti permainan ini.

Permainan ini melatih kekompakan, ketelitian, dan kerjasama antaranggota sangga. Keceriaan para peserta menjadi penutup yang menyenangkan bagi rangkaian kegiatan hari itu. Tawa, semangat, dan sorak sorai menjadi bukti bahwa kegiatan edukatif bisa berjalan berdampingan dengan hiburan yang membangun karakter.

Seluruh rangkaian kegiatan hari pertama MATSAMA MA NU 01 Banyuputih ditutup dengan sesi sayonara yang dilaksanakan pada pukul 13.25 WIB. Penutupan dilakukan secara sederhana namun penuh makna, sebagai bentuk apresiasi atas semangat dan keterlibatan aktif seluruh peserta.

Panitia menyampaikan ucapan terima kasih dan harapan agar seluruh ilmu, nilai, dan pengalaman yang diperoleh selama kegiatan MATSAMA dapat menjadi bekal yang berharga dalam menjalani masa pendidikan di madrasah.

Pewarta: Ananda Adelia Putry dan Ahmad Wildan Attaqi

Share this.
Scroll to Top
Scroll to Top