LKKNU Batang Edukasi Bahaya Pergaulan Bebas dan HIV kepada Murid Baru MA NU 01 Banyuputih

Lembaga Kesehatan Keluarga Nahdlatul Ulama (LKKNU) Kabupaten Batang memberikan edukasi kesehatan remaja kepada ratusan peserta didik baru MA NU 01 Banyuputih dalam kegiatan Masa Ta’aruf Murid Madrasah (Matamuda), Selasa (14/7/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya LKKNU membentengi generasi muda dari pergaulan bebas, penyalahgunaan perilaku berisiko, serta meningkatkan kesadaran terhadap pencegahan HIV.

Ketua LKKNU Kabupaten Batang, Ahmad Nafis, mengatakan penyuluhan tersebut merupakan salah satu program kerja LKKNU yang menyasar kalangan pelajar sebagai bentuk pencegahan dini terhadap berbagai persoalan remaja.

“Kegiatan ini sebagai upaya membentengi generasi muda sekaligus memberikan motivasi agar mereka mampu mengenali potensi dirinya sendiri sehingga dapat memanfaatkannya menjadi peluang untuk meraih kesuksesan di masa depan,” ujarnya.

Baca juga :  Siswa Kelas XII MA NU 01 Banyuputih Hadapi Asesmen Madrasah 2023

Pria yang juga aktif sebagai pegiat pencegahan HIV di Kabupaten Batang itu menjelaskan bahwa remaja merupakan kelompok usia yang perlu dibekali pengetahuan mengenai kesehatan reproduksi dan bahaya pergaulan bebas. Menurutnya, kurangnya pemahaman dapat meningkatkan risiko munculnya berbagai persoalan sosial, termasuk penularan HIV akibat perilaku berisiko.

Dalam pemaparannya, Ahmad Nafis mengajak peserta didik untuk memanfaatkan masa remaja dengan kegiatan yang positif, seperti belajar, berolahraga, aktif dalam organisasi, dan mengembangkan bakat sesuai potensi masing-masing.

Baca juga :  Sambut Ramadhan, MA NU 01 Banyuputih Adakan Istighotsah

Ia juga menekankan pentingnya komunikasi yang terbuka antara orang tua dan anak sebagai benteng utama dalam mencegah kenakalan remaja.

Kegiatan edukasi tersebut mendapat sambutan antusias dari peserta didik baru MA NU 01 Banyuputih yang tengah mengikuti rangkaian Matamuda. Melalui penyuluhan ini, LKKNU berharap para pelajar memiliki pemahaman yang benar tentang kesehatan remaja, mampu menghindari perilaku berisiko, serta tumbuh menjadi generasi yang sehat, berprestasi, dan berakhlakul karimah.

Pewarta: M. Raykhan R. N dan M. Rifqi Adzakiri P.

Share this.

Leave a Comment

Scroll to Top