MA NU 01 Banyuputih Juara 1 LCC 4 Pilar MPR RI Tingkat Kabupaten, Siap Melaju ke Provinsi

Prestasi membanggakan kembali diraih Madrasah Aliyah (MA) NU 01 Banyuputih. Tim Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI berhasil meraih juara 1 tingkat Kabupaten Batang tahun 2026 dan dipastikan melaju ke tingkat Provinsi Jawa Tengah.

LCC 4 Pilar MPR RI merupakan kompetisi kebangsaan bagi pelajar SMA/SMK/MA sederajat yang bertujuan menguatkan pemahaman tentang Pancasila, UUD 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika. Kompetisi ini diawali dari seleksi tingkat kabupaten/kota sebelum berlanjut ke jenjang provinsi hingga nasional.

Tim MA NU 01 Banyuputih terdiri dari 10 siswa, yakni Ibnu Mubarak, M. Vivian Alvito Hayasi, M. Rifqi Adzakiri Putra, Azila Auliya Wijayanti, Alya Khana Nur Annisa, Dwi Puji Lestari, Safa Azzahra, Aufa Rona Sita, Widji Nur Manah, dan Deswita Maharani.

Baca juga :  Kerjasama dengan Indosat, MA NU 01 Banyuputih Adakan Kuis Rangking Satu

Guru pembimbing tim, Arini Ainul Hanifah, menyampaikan bahwa capaian tersebut tidak lepas dari kerja keras para siswa selama masa persiapan. Ia menyebut, tim MA NU 01 Banyuputih berhasil meraih skor 91, yang menjadi nilai tertinggi dibandingkan tim lain.

“Alhamdulillah, anak-anak mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya. Mereka meraih skor 91 dan itu menjadi nilai tertinggi dari seluruh peserta di tingkat kabupaten,” ujarnya.

Salah satu anggota tim, Dwi Puji Lestari, mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaannya atas pencapaian tersebut. Ia mengaku, kompetisi ini memberikan pengalaman yang sangat berharga.

Baca juga :  Sambut Ramadhan, MA NU 01 Banyuputih Adakan Istighotsah

“Mengikuti olimpiade tingkat kabupaten merupakan pengalaman saya yang luar biasa. Dengan 100 soal-soal yang menantang dan waktu yang terbatas, pastinya senang dan bangga karena bisa lolos dan akan lanjut di tingkat provinsi. Namun, itu juga menjadi PR bagi kami untuk lebih mempelajari materi-materi untuk lomba selanjutnya,” ujarnya.

Ia juga berpesan kepada teman-teman pelajar agar tidak hanya berorientasi pada hasil akhir.

“Jangan jadikan hasil akhir sebagai satu-satunya tolok ukur kesuksesan, karena proses belajar adalah kemenangan yang sesungguhnya. Tetap semangat, dan teruslah mencoba hal baru,” tambahnya.

Share this.

Leave a Comment

Scroll to Top