Paradigma baru akreditasi memaksa kita semua mempersiapkan diri untuk mempersiapkan hal yang berkaitan dengan akreditasi madrasah. Oleh karena itu MA NU 01 Banyuputih pada hari Rabu, tanggal 2 september 2020 mengadakan kegiatan pembentukan tim akreditasi. Kegiatan dimulai dengan pengenalan draft akreditasi IASP2020 untuk memberikan gambaran awal akreditasi tahun depan.

Dihadiri oleh seluruh guru dan karyawan serta dipandu oleh kepala madrasah, meraka sangat antusias untuk mengikuti kegiatan ini, diawali dengan penjelasan paradigma IASP2020.

Akreditasi adalah kegiatan penilaian kelayakan program dan/atau satuan pendidikan berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan sebagaimana dinyatakan pada UU Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, pasal 1 ayat (22). Akreditasi sekolah/madrasah adalah proses penilaian secara komprehensif terhadap kelayakan satuan atau program pendidikan, yang hasilnya diwujudkan dalam bentuk pengakuan dan peringkat kelayakan dalam bentuk yang diterbitkan oleh suatu lembaga yang mandiri dan profesional.

Perangkat akreditasi IASP2020 mengedepankan pendekatan prinsip dasar agar sekolah/madrasah yang dapat melakukan perbaikan kualitas secara terus menerus terkait kinerja sekolah (performance). Adapun untuk pemenuhan aspek administrasi (compliance), akan memanfaatkan data pokok pendidikan baik di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan maupun di Kementerian Agama. Pada perangkat ini, memiliki komponen akreditasi utama terdiri atas 1) mutu lulusan, 2) proses pembelajaran, 3) guru, dan 4) manajemen sekolah/madrasah.

Oleh karena itu, sebagai bentuk kesiapan madrasah, MA Nu 01 Banyuputih membentuk kepanitiaan kesiapan akreditasi berdasarkan empat komponen utama yang berbasis asesmen kinerja, tanpa mengesampingkan komponen lainnya yang berbasis kecukupan.

lampiran SK tim akreditasi madrasah

Semoga bermanfaat

Share this.
Scroll to Top