Palang Merah Remaja (PMR) Wira Unit Madrasah Aliyah Nahdlatul Ulama (MA NU) 01 Banyuputih Kabupaten Batang berhasil meraih predikat juara umum dalam kegiatan Patriot Volunteer Festival tahun 2022 PMR tingkat se-Karisidenan Pekalongan.

Dari tiga kategori yang dilombakan, PMR Wira Unit MA NU 01 Banyuputih menyabet juara 2 kategori Pendidikan Remaja Sebaya (PRS) yang diraih oleh Nabila Shinta dan Alya Rosadiana. Juara 1 kategori Duta Patriot Volunteer Festival diraih oleh Dewi Zulfa Kamila. Hasil perolehan tersebut kontingen PMR Wira Unit MA NU 01 Banyuputih mendapat predikat sebagai juara umum Patriot Volunteer Festival.

Patriot Volunteer Festival merupakan kegiatan kompetisi PMR Wira yang diselenggarakan oleh Perguruan Tinggi STMIK Widya Pratama Pekalongan. Menurut panitia penyelenggara kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai ajang silaturahmi, untuk melatih skill, untuk menyiapkan jiwa para relawan, menambah ilmu sekaligus memperingati hari Palang Merah Indonesia 17 September.

Pembina PMR, Aini Sa’diyah, S.S menyampaikan terima kasih atas semua kerja keras anak-anak dan pelatih serta semua pihak yang telah membantu.
“Alhamdulillah hari ini luar biasa, MA NU 01 Banyuputih juara umum terima kasih untuk bapak ibu guru atas do’a dan dukungannya,” ungkapnya pada Sabtu, (17/9).

Sementara itu, Kepala Madrasah Mukhsin, S.Ag., M.Pd.I mengapresiasi kepada PMR Wira Unit MA NU 01 Banyuputih.
“Atas nama sekolah, saya selaku kepala menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada PMR Wira Unit MA NU 01 Banyuputih, yang dalam lomba Pendidikan Remaja Sebaya mendapatkan juara 2 dan juara 1 Duta Patriot Volunteer Festival serta meraih predikat juara umum,” tuturnya.

“Selamat semoga keberhasilan yang sudah di raih ini menjadi penyemangat, harapnya di event berikutnya bisa ikut serta dan bisa jadi menjadi yang terbaik. Pesan saya ikuti event lain, dengan ikut PMR kita bisa menambah wawasan dan pengalaman serta semakin peduli dalam bidang kesehatan,” sambungnya.

Dewi Zulfa Kamila, juara 1 Duta Patriot Volunteer Festival tahun 2022 merasa senang dan bersyukur atas prestasi yang baru diarihnya.
“Dalam lomba Duta PVF ada tiga tahap yang dilalui, pertama tes tertulis, tes praktik dan unjuk bakat. Alhamdulillah bisa dilalui dan berjalan dengan lancar,” paparnya.

“Tidak menyangka kalau bakal dapat juara. Soalnya persiapannya masih kurang, namun disana saya tetap percaya diri saja,” ujar Dewi.

Hal serupa juga dirasakan oleh Nabila Shinta juara 2 Pendidikan Remaja Sebaya. “Saya tidak menyangka, karena peserta yang lain media yang digunakan juga bagus-bagus. Tapi alhamdulillah bisa dapat juara,” ungkap Nabila, usai menerima tropi.

Pewarta : Asrofi

Share this.

Leave a Comment

Scroll to Top