Batang-Madrasah Aliyah Nahdlatul Ulama (MA NU) 01 Banyuputih Kabupaten Batang bekerja sama dengan Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) dalam pelatihan bahasa Inggris selama tiga hari, Senin-Rabu (22-24/08). Kegiatan tersebut diikuti oleh 30 peserta didik MA NU 01 Banyuputih yang berbakat dan minat dalam bahasa Inggris yang bertempat di Ruang Auditorium Madrasah.

Program Corporate Social Responsibility (CSR) ini adalah program dari KITB, yaitu kegiatan belajar bersama untuk meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris. “Tujuannya yaitu mencetak generasi-generasi SMA-SMK yang ada di Kabupaten Batang khususnya untuk menjadi bagian dari KITB,” ujar Hamdini Ulfiya Rahmi, pengajar pelatihan bahasa Inggris.

Seperti diketahui bahwa KITB sedang dalam proses pembangunan dan akan menjadi kawasan industri termuda dan terbesar di Indonesia. Sekarang ini, sudah ada beberapa perusahaan asing yang bergabung di KITB dan tentunya berdampak pada penggunaan bahasa Inggris sebagai bahasa komunikasi. Oleh karena itu, program ini diharapkan mampu menjadi bekal anak-anak MA/SMA/SMK untuk bekerja atau menjadi bagian dari KITB.

“Harapannya dengan adanya program ini kami akan menyiapkan adik-adik SMA-SMK agar lebih menyiapkan nantinya bekerja atau menjadi member of KITB yang mana di dalam kawasan itu terdapat tenant-tenant asing,” harap Wulan, Corporate Communication KITB.

Kegiatan CSR ini merupakan tahap awal dari KITB dan sudah bekerja sama dengan sepuluh sekolah yang ada di Kabupaten Batang, salah satunya yaitu MA NU 01 Banyuputih. Kegiatan ini lebih memfokuskan kepada anak sekolah SMA/MA/SMK karena anak-anak dari lulusan sekolah di Batang memiliki potensi yang sangat luar biasa pada kegiatan ini dan mampu menjadi bagian dari KITB nantinya.

Pelatihan bahasa Inggris ini berbeda dengan apa yang di ajarkan di sekolah atau lebih condong ke bagaimana cara membuat CV dalam bahasa Inggris, bagaimana cara interview yang baik dan benar yang berkaitan dengan kebutuhan di industri yang tidak pernah diajarkan di sekolah.

“Kalian memiliki potensi yang bisa terus dikembangkan, dalam bahasa Inggrisnya sebenernya sudah cukup bagus hanya perlu diasah kembali secara confidencenya untuk public speakingnya. Tapi kakak yakin bahwa kalian itu bisa, kalian berpotensi untuk menjadi lebih baik lagi, berkembang, berproses dan berprogres untuk mencapai apa yang kalian inginkan,” ujar Hamdini Ulfiya Rahmi.

Para peserta didik MA NU 01 Banyuputih mengaku senang dengan adanya pelatihan tersebut. “Kegiatannya seru, kita banyak belajar tentang interview dapet experience yang lumayan juga. Kakak-kakak yang ngajar juga asyik,” ujar Maulinda, siswi MA NU 01 Banyuputih peserta pelatihan.

Nantinya dari kegiatan ini akan di ambil satu peserta terbaik selama mengikuti kegiatan ini dan akan di beri piagam yang dapat dijadikan referensi ke depannya untuk bisa masuk ke KITB.

Pewarta: Dewi Zulfa Kamila dan Siti Umaroh

Share this.
Scroll to Top